Sejarah​

Pondok pesantren AL MUFLIHIN didirikan oleh Kiyai M Rohmat Romdlon (alumni pondok pesantren Darunnajah Jakarta) dan Nyai Aisyah (Alumni pondok pesantren Babakan ciwaringin) pada tahun 2002 diatas tanah wakaf yang diberikan oleh K.H Syamsuri (ayah dari Nyai Aisyah) dengan tanah seluas 3,5 hektar yang berada di kawasan jalan soekarno hatta atau biasa disebut dengan jalan pantura. Pendirian pondok pesantren ini tentu tidak hanya biaya dari Kiyai dan Nyainya sendiri, akan tetapi juga banyak bantuan yang berdatangan seperti keluarga dan kerabat serta masyarakat sekitar yang juga ingin mewujudkan cita-cita Kiyai Rohmat dan Istrinya untuk mendirikan lembaga berbasis pesantren. Bangunan yang pertama dibangun yaitu asrama bagi para santri 3 ruang 1 kamar mandi dan kamar bagi Kiyai dan keluarganya. Setelah itu dilanjuti dengan pembangunan masjid yang mendapat bantuan dari organisasi Arab Saudi dan Kiyai Mahrus amin (pimpinan pondok pesantren Darunnajah Jakarta), setelah bangunan masjid selesai di lanjuti dengan pembangunan gedung serba guna yang mendapat bantuan dari Bapak Rokhmin dahuri (menteri kelautan pada masa itu) setelah bangunan serbaguna selesai, pada tahun 2003 awal mula kegiatan belajar mengajar dilaksanakan. Santri pertama berjumlah 7 santri berasal dari masyarakat sekitar dan berlanjut sampai sekarang dengan tambahan bangunan-bangunan dari berbagai sumber.